penelitian

DANA PENELITIAN

Berbagai skim dana penelitian berhasil diperoleh dosen di FPIK, seperti dari Kementerian Pendidikan Nasional (Hibah Kompetitif Penelitian sesuai Prioritas Nasional, Riset Unggulan Strategis Nasional, Hibah Kompetensi, Hibah Bersaing, Hibah Doktor, Penelitian Dasar, Penelitian Dosen Muda, Hibah Insentif, dan lain sebagainya).

Kementerian Riset dan Teknologi (Riset Unggulan Terpadu: RUT, Riset Unggulan Kemitraan: RUK, dan lainnya);  termasuk juga penelitian kerjasama dengan Pemerintah Daerah maupun Swasta.  Selain itu, beberapa dosen juga berhasil mendapatkan pendanaan penelitian kerjasama internasional.

Kegiatan penelitian dosen, umumnya juga melibatkan kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa program  sarjana dan pascasarjana. Kegiatan seperti ini dapat membantu mahasiswa untuk pembiayaan penelitian dan mendukung untuk cepat dalam penyelesaian studinya.

Dalam kaitannya untuk pencapaian Visi dan Misi FPIK, maka penelitian yang dilakukan oleh dosen dan  mahasiswa merupakan tumpuan utama untuk “Memperkuat FPIK-Universitas Pancasakti Tegal sebagai Pusat Unggulan dalam Mewujudkan Kejayaan Maritim Melalui Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Unggul Pada Tingkat Nasional dan Regional di Bidang Perikanan dan Kelautan”.  

Bidang yang dikaji dalam kegiatan penelitian oleh Dosen di FPIK sangat terkait erat dengan upaya untuk pencapaian Visi dan Misi FPIK tersebut.

MODEL OPTIMASI PENGELOLAAN KUALITAS LINGKUNGAN MELALUI PERAN BIOFILTER RUMPUT LAUT (Gracilaria Sp.) UNTUK PENGEMBANGAN TAMBAK YANG BERKELANJUTAN

Pengembangan perikanan budidaya khususnya tambak udang pada kawasan pesisir akan banyak mempengaruhi kualitas lingkungan pesisir. Kesalahan dalam pengelolaan budidaya udang akan mengakibatkan terjadinya penurunan mutu lingkungan sehingga akan mengancam kelestarian sumberdaya pesisir dan akhirnya dapat membahayakan kesinambungan budidaya.

Penurunan kelayakan kualitas perairan sebagai dampak dari buangan limbah operasional budidaya dapat mempengaruhi kehidupan udang yang dibudidayakan bahkan dapat mengakibatkan kegagalan panen serta menurunnya fungsi produktivitas lahan budidaya.

Tujuan Penelitian ini adalah :1) Menentukan efektivitas dan peran biofilter rumput laut (Gracilariasp) dalam penyerapan limbah tambak (N, P) dan stabilitas lingkungan perairan. 2) Menganalisa keseimbangan lingkungan terhadap luasan rumput laut dan intensitas budidaya. 3) Memperoleh model optimasi pemanfaatan wilayah pesisir Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes.

Penelitian ini dilaksanakan di kawasan pesisir Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survay langsung di lapangan untuk memperoleh data primer.

Hasil penelitian ini menunjukan kondisi perairan dan lahan tambak di kawasan pesisir Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes mengalami peningkatan kualitas perairan dengan adanya peran biofilter rumput laut dengan hasil penyerapan kandungan nitrogen (N) yaitu 0,08% , kandungan phosphor 0,01 % dan kandungan unsur C organik yang terserap padarumput laut 0,07 %.

Keberadaan budidaya rumput laut di tambak mampu meningkatkan kualitas lingkungan tambak terutama kandungan bahan organik unsur N dan P dibandingkan dengan tambak yang tidak ditanami rumput laut. Perbedaan tersebut tercemin dari kandungan BO, N, P pada akhir penelitian sebesar BO 112,72 %, N 0,34 % dan P 0,02 % untuk tambak rumput laut, sedangkan tambak yang tidak ditanami rumput laut kandungan BO, N,P adalah : BO 106,20 %, N 0,32 % dan P 0,01 %.

Kualitas air selama penelitian berada pada kisaran yang layak untuk kegiatan budidaya. Selanjutnya untuk menentukan pengelolaannya maka perlu dibuat model yang terkait dengan pola pengembangan budidaya tambak yang ramah lingkungan.

Abstrak by: Sri Mulatsih dan Suyono Dosen FPIK UPS Tegal Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pancasakti Tegal silahkan download disini.

Untuk Informasi Penelitian silahkan masuk
websitenya LPPM Klik DISINI atau bisa di Klik di laman
(http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/)

%d blogger menyukai ini: